tulisan ini tidak dimaksudkan untuk mewartakan manohara yang katanya disilet-silet tubuhnya di bagian terlarang…

tulisan ini tidak dimaksudkan untuk memperpanas hubungan antara indonesia dengan malaysia…

tulisan ini tidak dimaksudkan untuk mendukung siapapun, baik itu manohara maupun si pangeran dari malaysia…

tulisan ini dimaksudkan untuk sekadar mengisi tulisan di blog…

tulisan ini dimaksudkan untuk menambah traffic di blog ini *kan manohara topik yang sangat hot*

tapi serius… pada bosen ga si ama berita tentang manohara??? aku sempat searching di detik dengan menggunakan key “manohara”, dan hasilnya terdapat 262 artikel yang berhubungan dengan manohara. W O W…. wow…

belom lagi berita di tipi, mulai dari yang emang acara berita sampai acara ga karuan yang bernama infotainment…

sekarang si udah mendingan ya.. ga seheboh pas awalnya dulu, yang kayaknya acara tipi (terutama tipi2 swasta berbudget rendah yang hanya mampu bikin acara gosip) selama 24 jam sehari 7 hari seminggu diisi dengan berita yang sama……

jujur aku ga secara intens mengikuti berita tentang manohara seperti halnya aku ga secara intens mengikuti berita tentang pemilu… tapi mau ga mau ya tau juga si, karena ada aja teman yang ngomongin tentang makhluk cantik bernama manohara…

kenapa aku ga tertarik?? karena menurutku kasusnya lebih kepada kasus rumah tangga. dan berita rumah tangga yang jadi konsumsi publik adalah berita sampah yang biasanya didominasi oleh berita dari kalangan makhluk yang biasanya disebut artis…

satu hal yang membuat aku tertarik adalah kabar tentang sikap KBRI (kedutaan besar republik indonesia-buat yang blom tau) yang ada di malaysia atas kasus manohara tersebut. sudah bukan berita basi dan juga sudah menjadi rahasia umum kalo KBRI di manapun itu hampir ga ada gunanya kurang melindungi warganya. seringkali kita dengar ada WNI yang mengalami masalah di luar negeri dan tidak ditangani dengan baik oleh KBRI… dalam kasus manohara ada di berita ini

yang agak membikin aku tertawa miris mungkin adalah salah satu berita (belum dapat linknya) yang mengatakan bahwa manohara tidak bisa lapor ke KBRI karena dia lapor pada hari sabtu (apa minggu gitu)… akhirnya di lapor ke kedubes AS (pada hari yang sama) dan dia diterima… dia tidak bisa lapor ke KBRI karena KBRI libur pada hari tersebut…

busyet… kantor pelayanan WNI yang ada di LN libur pada akhir pekan???

trus gimana kalo ada WNI yang mempunyai masalah pada hari-hari tersebut?? harus nunggu sampai masalahnya “jamuren” ampe di bisa lapor di hari kerja???

jadi inget kalo mau ngurus “uba rampe” di kantor kelurahan apa kecamatan… seringkali jam dua udah tidak melayani masyarakat lagi….

apa jangan-jangan di KBRI gitu juga ya???

jam 9 apa jam sepuluh baru buka dan jam 2 udah kelar…

hadududuh…. jadi takut ke luar negeri ni… takut ga diurusi ama pemerintahnya… hauahaha…. (kayak udah bisa ke luar negeri aja ya)….

*no offense buat siapapun ya*