PSAK 17 Revisi 1994 Tentang Akuntansi Penyusutan

Penyusutan adalah alokasi jumlah suatu aktiva yang dapat disusutkan sepanjang masa manfaat yang diestimasi. Penyusutan untuk satu periode akuntansi dibebankan ke pendapatan baik secara langsung maupun tidak langsung.

Aktiva yang dapat disusutkan adalah aktiva yang:

  1. diharapkan untuk digunakan selama lebih dari satu periode akuntansi, dan
  2. memiliki suatu manfaat yang terbatas, dan
  3. ditahan oleh suatu perusahaan untuk digunakan dalam produksi atau memasok barang dan jasa, untuk disewakan atau untuk tujuan administrasi.

Jumlah yang dapat disusutkan (depreciable amount) adalah biaya perolehan suatu aktiva dikurangi nilai sisanya.

Penghapusan aktiva adalah penghapusan nilai buku suatu aktiva yang dilakukan apabila nilai buku yang tercantum tidak lagi menggambarkan manfaat dari aktiva yang bersangkutan. Penghapusan aktiva berbeda dengan penyusutan.

Estimasi dari masa manfaat aktiva tetap pertimbangan mengenai seberapa lama aktiva tetap tersebut dapat mendukung proses produksi atau seberapa banyak produksi yang bisa dihasilkan dari aktiva tetap tersebut.

Nilai sisa suatu aktiva tetap adalah perkiraan atau estimasi dari nilai suatu aktiva pada saat masa manfaatnya habis atau pada saat aktiva tetap tersebut tidak dapat lagi digunakan oleh perusahaan karena manfaat dari aktiva tetap tersebut telah dipakai sepenuhnya oleh perusahaan.

Jumlah yang dapat disusutkan (depreciable amount) dari suatu aktiva tetap disusutkan setiap tahunnya secara sistematis dengan beberapa pilihan metode. Metode tersebut dipilih oleh perusahaan dengan mempertimbangkan aspek konsistensi. Perubahan dalam metode penyusutan memerlukan perlakuan akuntansi tersendiri.

Penyusutan dapat dilakukan dengan berbagai metode yang dapat dikelompokkan menurut kriteria berikut:

1. berdasarkan waktu:

  • metode garis lurus
  • metode pembebanan yang menurun:
    • metode jumlah-angka-tahun
    • metode saldo-menurun/saldo-menurun-ganda

2. berdasarkan penggunaan:

  • metode jam-jasa
  • metode jumlah unit produksi

3. berdasarkan kriteria lainnya:

  • metode berdasarkan jenis dan kelompok
  • metode anuitas
  • sistem persediaan

(standar ini tidak dipakai lagi dan telah digantikan dengan standar ini)