“pengamat perminyakan, K, mengatakan bahwa harga minyak dunia yang melambung tinggi lebih disebabkan oleh faktor spekulan”

“pengamat ekonomi, A, menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia yang realistis berada di bawah 8%”

“pengamat politik, F, mengatakan faktor dukungan eksternal yang kuat mampu mengangkat citra pasangan tersebut”

“pengamat militer, D, mengatakan bahwa fasilitas militer di indonesia kurang mumpuni karena anggaran militer yang sangat terbatas”

“pengamat politik Amerika Serikat (sumpah, aku pernah lihat nama ini), T, mengatakan bahwa Barrack Hussein Obama merupakan sejarah baru dalam politik di Amerika Serikat”

“pengamat kesehatan, G, mengatakan bahwa pelayanan kesehatan di Indonesia seharusnya dapat lebih ditingkatkan”

melihat key dari kalimat-kalimat di atas ga? yup, apa salah si amat ampe jadi pengamat? *halah*

dari situ muncul berbagai pemikiran:

1. pengamat kerjaannya ngapain ya? mengamati? mengamati apaan? sesuai bidangnya?
apa aku pindah profesi jadi pengamat mode aja ya… :))

2. buat dapet gelar pengamat gimana caranya? dia termasuk gelar akademis apa gelar profesi? apa perlu ikut PPP (pendidikan profesi pengamat), kemudian gabung ama API (asosiasi pengamat indonesia)???

3. bisa dobel, apa treble gelar pengamat ga si? misal pengamat militer plus pengamat mode? ato pengamat pertanian plus pengamat politik… kan manteb tuh….

4. ngomong-ngomong ada pengamat yang namanya amat ga? *hayah*

*tulisan kacau di tengah malam*